Perkembangan ilmu pengetahuan disebabkan oleh fitrah manusia sebagai makhluk yang memiliki rasa ingin tahu, mencari dan berpihak kepada kebenaran dan memiliki sifat hanif (akal budi) yaitu keinginan yang tidak terbatas untuk mencapai kebaikan dalam kehidupannya. Untuk tercapai kedua tuntutan sifat ini pelu kepada pengetahuan yang sistematis yang mampu memecahkan masalah. Pencarian kebenaran dapat dilakukan dengan cara nonilmiah dan ilmiah.